ALL SECTOR MARKETBEAT REPORTS
Laporan MarketBeat Cushman & Wakefield menyajikan analisa aktivitas ekonomi dan real estat komersial pada setiap kuartal yang mencakup jumlah pasokan, permintaan, dan tren harga di tingkat pasar dan sub-pasar.
CBD OFFICE K2 2026
Penyerapan bersih positif sebesar 26.000 m2 tercatat pada kuartal dua tahun 2026 yang mencapai 45.500 m2. Sebagian besar permintaan ini masih didominasi oleh gedung perkantoran Grade-A. Sebaliknya, gedung perkantoran Grade-C mencatat penyerapan bersih negatif sekitar 13.000 m2, akibat dari relokasi penyewa ke gedung perkantoran Grade-A yang menawarkan kualitas lebih baik.
JAKARTA RETAIL K2 2026
Hingga akhir 2026, sekitar 61.800 m2 ruang ritel yang saat ini masih dalam tahap pengembangan diperkirakan akan memasuki pasar. Dalam jangka menengah, pasar ritel diperkirakan akan terus berkembang dengan tambahan sekitar 20.000 m2 ruang ritel yang diperkirakan akan selesai dibangun.
GREATER JAKARTA RETAIL K2 2026
Permintaan ruang ritel di Bodetabek meningkat 2.3% dibandingkan semester sebelumnya, sehingga total permintaan kumulatif mencapai 2,477,700 m2 dengan tingkat hunian meningkat menjadi 77.1% (+0.7% YoY). Peningkatan tingkat hunian di tengah masuknya pasokan baru mencerminkan kinerja penyewaan yang sehat pada pusat ritel yang baru beroperasi.
CONDOMINIUM K2 2026
Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, permintaan pasar apartemen di Jabodetabek masih relative terjaga dengan pembeli yang selektif dan cenderung memprioritaskan proyek dengan harga yang kompetitif serta program promosi yang menarik.
RENTAL APARTMENT K2 2026
Segmen kondominium sewa mencatat pertumbuhan tarif sewa tertinggi, dengan rata-rata tarif sewa meningkat sebesar 2,1% QoQ dan 1,9% YoY. Secara keseluruhan, operator dan pemilik properti mempertahankan tarif sewa pada tingkat yang relatif stabil guna menjaga tingkat okupansi.
INDUSTRIAL K2 2026
Penjualan masih didominasi oleh sektor pusat data dan manufaktur lokal, sementara permintaan diperkirakan tetap stabil dengan dukungan sektor-sektor utama seperti pusat data dan manufaktur. Tingkat penjualan diproyeksikan mencapai 64,4% pada akhir tahun. Pada kuartal dua 2026, tingkat okupansi gudang sewa mencapai 91,85%.
HOTEL S1 2026
Total akumulasi pasokan kamar hotel—mulai dari segmen menengah hingga mewah mencapai 43.749 kamar pada akhir S1 2026, dengan rincian distribusinya sebagai berikut: hotel bintang 3 (27%), hotel bintang 4 (41%), hotel bintang 5 (21%), dan kategori mewah (11%).
LANDED RESIDENTIAL S1 2026
Pasokan baru gudang sewa masih terkonsentrasi di Bekasi, disusul oleh Karawang dan Jakarta. Hingga akhir tahun, pasar diperkirakan akan bertambah sekitar 114.000 m2 ruang gudang sewa baru.